Easy Archive Pengembang: Hydengem Terakhir diperbarui: 21 Juni 2026
Dengan mengunduh, menginstal, mengakses, atau menggunakan aplikasi Easy Archive, Anda menyatakan telah membaca, memahami, dan menyetujui seluruh ketentuan dalam Kebijakan Privasi ini. Jika Anda tidak menyetujui kebijakan ini, mohon untuk tidak menggunakan aplikasi kami.
1. Pengantar dan Identitas Pengembang
Easy Archive adalah aplikasi pengunduh media sosial yang dirancang untuk membantu pengguna menyimpan konten dari berbagai platform, termasuk namun tidak terbatas pada Instagram, TikTok, YouTube, Twitter/X, Facebook, Pinterest, Threads, Spotify, dan Bilibili, langsung ke perangkat Android mereka.
Kami berkomitmen untuk:
Melindungi privasi dan keamanan data pengguna.
Menerapkan transparansi penuh mengenai data yang dikumpulkan dan bagaimana data tersebut digunakan.
Mematuhi peraturan perlindungan data yang berlaku, termasuk GDPR, CCPA, dan UU PDP Indonesia (UU No. 27 Tahun 2022).
2. Data yang Kami Kumpulkan
2.1 Data yang TIDAK Kami Kumpulkan
Easy Archive tidak meminta, mengumpulkan, atau menyimpan data berikut:
Nama lengkap, alamat email, atau nomor telepon (untuk pengguna gratis).
Password atau kredensial akun media sosial Anda.
Konten media yang Anda unduh β semua file tersimpan eksklusif di penyimpanan lokal perangkat Anda.
Riwayat penelusuran atau URL yang Anda kunjungi di luar penggunaan fitur download.
2.2 Data yang Kami Kumpulkan Secara Otomatis
A. Data Teknis Perangkat
Jenis Data
Tujuan Pengumpulan
Model perangkat (misal: Samsung Galaxy S24)
Optimasi tampilan dan kompatibilitas
Versi sistem operasi Android
Memastikan kompatibilitas fitur
Konfigurasi bahasa sistem
Penyajian konten dalam bahasa yang tepat
Resolusi dan kepadatan layar
Optimasi antarmuka pengguna
Kapasitas dan ketersediaan ruang penyimpanan
Validasi sebelum proses unduh
Zona waktu perangkat
Pencatatan log yang akurat
Informasi jaringan (WiFi / Cellular / tipe koneksi)
Optimasi pengunduhan dan kualitas streaming
B. Data Penggunaan Aplikasi (Anonim)
Frekuensi penggunaan fitur (berapa kali fitur digunakan, bukan kontennya).
Durasi sesi penggunaan.
Laporan crash dan error log (tanpa informasi identitas).
Statistik performa aplikasi.
C. Data Keamanan Perangkat (Security Integrity Check)
Untuk melindungi ekosistem aplikasi dari penyalahgunaan, kami secara aktif memeriksa:
Status Root: Apakah perangkat telah di-root atau dimodifikasi.
Koneksi VPN Aktif: Apakah ada layanan VPN yang berjalan.
Konfigurasi DNS Kustom: Apakah DNS sistem diganti dengan server pihak ketiga.
Integritas APK: Apakah file instalasi aplikasi telah dimodifikasi dari versi resmi.
PENTING:
Pemeriksaan keamanan ini bersifat wajib dan tidak dapat dinonaktifkan. Pengguna yang terdeteksi menggunakan konfigurasi yang dilarang akan langsung diblokir dari penggunaan aplikasi tanpa pemberitahuan lebih lanjut.
D. Data Iklan (via Google AdMob)
Advertising ID (GAID): Identifier iklan unik perangkat Android (dapat direset di Pengaturan β Google β Iklan).
Data perilaku untuk penargetan iklan yang relevan.
Informasi geolokasi perkiraan (negara/kota, bukan koordinat GPS tepat).
E. Data Transaksi Premium (Pengguna Berbayar)
Riwayat transaksi dan status langganan dikelola sepenuhnya oleh Google Play Billing.
Kami menerima konfirmasi berhasil/gagal transaksi tanpa menyimpan detail kartu kredit atau rekening bank.
2.3 Data yang Anda Berikan Secara Aktif
URL Media: Link yang Anda tempel ke aplikasi diproses sementara di server kami untuk mengekstrak sumber media. URL ini tidak disimpan secara permanen di database kami setelah proses selesai.
Feedback dan Laporan Bug: Jika Anda menghubungi tim kami melalui email, pesan yang Anda kirimkan akan disimpan untuk keperluan respons dan peningkatan layanan.
3. Cara Kami Menggunakan Data Anda
3.1 Operasional Layanan
Memproses dan menyelesaikan permintaan unduhan media yang Anda ajukan.
Menyimpan file media ke penyimpanan lokal perangkat Anda.
Mengelola status langganan Premium dan membuka kunci fitur berbayar.
3.2 Keamanan dan Perlindungan Integritas
Mendeteksi dan memblokir upaya pemalsuan identitas, penipuan iklan, dan pembajakan fitur premium.
Mendeteksi penggunaan konfigurasi berbahaya (root, VPN, custom DNS) yang dapat merusak keamanan ekosistem aplikasi.
Melindungi server kami dari serangan scraping massal dan penyalahgunaan endpoint.
3.3 Peningkatan Layanan
Menganalisis laporan crash untuk memperbaiki bug dan meningkatkan stabilitas.
Memahami pola penggunaan fitur untuk prioritisasi pengembangan.
Melakukan optimasi performa berdasarkan data teknis perangkat.
3.4 Iklan
Menampilkan iklan banner pada tier gratis yang relevan dengan minat pengguna.
Memvalidasi bahwa tayangan dan klik iklan berasal dari pengguna nyata (bukan bot atau fraud).
4. Penyimpanan dan Keamanan Data
4.1 Lokasi Penyimpanan
Data analitik anonim dan log keamanan disimpan di server yang berlokasi di wilayah Asia Tenggara.
Data iklan dikelola sepenuhnya oleh infrastruktur Google (kebijakan privasi Google berlaku).
Semua file media yang Anda unduh tersimpan 100% secara lokal di perangkat Anda β kami tidak pernah mengunggah atau menyimpan konten unduhan Anda ke server kami.
4.2 Durasi Penyimpanan
Jenis Data
Durasi Penyimpanan
Log keamanan dan pemeriksaan integritas
90 hari
Data analitik anonim
12 bulan
Riwayat transaksi premium
Selama akun aktif + 3 tahun
URL yang diproses untuk unduhan
Dihapus segera setelah proses selesai
Feedback dan email dukungan
2 tahun
4.3 Langkah-langkah Keamanan
Semua komunikasi antara aplikasi dan server menggunakan enkripsi TLS 1.3.
Data yang disimpan di server menggunakan enkripsi AES-256.
Akses ke infrastruktur server dibatasi dengan sistem autentikasi berlapis.
Audit keamanan berkala dilakukan setiap kuartal.
5. Berbagi Data dengan Pihak Ketiga
Kami tidak menjual data pengguna kepada pihak ketiga. Data hanya dibagikan dalam kondisi terbatas berikut:
Pihak Ketiga
Data yang Dibagikan
Tujuan
Google AdMob
Advertising ID, data perilaku anonim
Penayangan iklan yang relevan
Google Play Billing
Konfirmasi status transaksi
Validasi langganan premium
Firebase Crashlytics
Log crash anonim, data teknis perangkat
Pemantauan dan perbaikan bug
Firebase Analytics
Data penggunaan fitur yang dianonimkan
Analitik performa aplikasi
6. Iklan dan Monetisasi (AdMob)
Easy Archive hadir dalam dua model:
Tier Gratis: Didukung oleh iklan banner dari Google AdMob.
Tier Premium: Bebas iklan, diakses melalui langganan berbayar via Google Play.
6.1 Bagaimana Iklan Mendanai Layanan Gratis
Pendapatan dari iklan digunakan untuk membiayai:
Biaya bandwidth server untuk memproses dan mengunduh jutaan permintaan setiap bulan.
Biaya pemeliharaan dan pengembangan API ekstraktor media.
Biaya lisensi layanan cloud dan keamanan.
Pengembangan fitur baru yang dapat dinikmati pengguna gratis dan premium.
6.2 Hak Pengguna terkait Iklan
Anda dapat mereset Advertising ID di Pengaturan β Google β Iklan β Reset Advertising ID.
Anda dapat menonaktifkan personalisasi iklan di pengaturan Google Ads di perangkat Anda.
Pengguna Premium secara otomatis bebas dari semua iklan.
PERINGATAN:Memblokir iklan melalui metode apapun (VPN, custom DNS, aplikasi adblocker) pada tier gratis merupakan pelanggaran Syarat & Ketentuan kami dan akan menyebabkan pemblokiran akses ke aplikasi.
7. Hak-hak Pengguna
Sesuai dengan regulasi perlindungan data yang berlaku, Anda memiliki hak-hak berikut:
Hak Akses: Anda dapat meminta salinan data pribadi yang kami simpan tentang Anda.
Hak Koreksi: Anda dapat meminta koreksi atas data yang tidak akurat.
Hak Penghapusan: Anda dapat meminta penghapusan data Anda (berlaku untuk data yang dapat diidentifikasi; data anonim tidak termasuk).
Hak Pembatasan Pemrosesan: Anda dapat meminta pembatasan atas pemrosesan data dalam kondisi tertentu.
Hak Portabilitas: Anda dapat meminta data Anda dalam format yang dapat dibaca mesin.
Hak Penarikan Persetujuan: Anda dapat menarik persetujuan kapan saja, dengan konsekuensi bahwa layanan mungkin tidak dapat berfungsi penuh.
Untuk menggunakan hak-hak ini, hubungi kami di support@easyarchive.my.id dengan subjek "Data Privacy Request".
8. Kebijakan Ketat: Larangan Root, VPN, dan Custom DNS
Easy Archive secara aktif mendeteksi dan memblokir sepenuhnya pengguna dengan konfigurasi berikut. Pemblokiran ini bersifat langsung, otomatis, dan tidak dapat diajukan banding kecuali pengguna menonaktifkan konfigurasi tersebut.
8.1 β DILARANG: Root Access / Jailbreak
Root adalah proses modifikasi sistem operasi Android yang memberikan akses penuh setingkat administrator ("superuser") ke seluruh komponen OS, termasuk area yang secara desain dilindungi oleh Android.
Alasan 1: Ancaman Terhadap Integritas Fitur Premium (Piracy)
Lucky Patcher: Memodifikasi binary APK untuk melewati verifikasi Google Play Billing, memungkinkan aktivasi premium secara ilegal tanpa membayar.
Xposed Framework / LSPosed / EdXposed: Menyuntikkan modul hook ke dalam proses aplikasi yang sedang berjalan untuk memanipulasi return value dari fungsi verifikasi langganan.
Frida (Dynamic Instrumentation Toolkit): Tool analisis dinamis yang memungkinkan reverse engineer memanipulasi memori runtime aplikasi dan memalsukan status premium secara real-time.
GameGuardian dan Memory Patchers: Tools yang dapat mengubah nilai variabel di memori aplikasi secara langsung, termasuk status isPremium atau hasValidLicense.
Alasan 2: Kerentanan Sandbox Android
Aplikasi berbahaya dengan hak root dapat membaca database aplikasi lain, termasuk token autentikasi, riwayat unduhan, dan file konfigurasi Easy Archive.
File media yang Anda unduh dan simpan secara lokal dapat diakses oleh aplikasi pihak ketiga yang memiliki hak root, membahayakan privasi Anda.
Modifikasi /system/hosts dapat mengarahkan ulang permintaan ke server kami ke server berbahaya (man-in-the-middle attack internal) tanpa sepengetahuan Anda.
Alasan 3: Ketidakstabilan dan Inkonsistensi Perilaku Aplikasi
Perangkat yang di-root sering memiliki modifikasi sistem yang tidak terduga yang menyebabkan perilaku aplikasi tidak deterministik.
Kernel yang dimodifikasi (custom kernel) dapat menyebabkan perilaku I/O yang berbeda, merusak file unduhan yang sedang berlangsung.
Alasan 4: Pelanggaran Kebijakan Google Play
Berdasarkan Google Play Developer Policy, pengembang berhak dan bahkan dianjurkan untuk menggunakan mekanisme Play Integrity API guna memverifikasi integritas perangkat dan menolak perangkat yang tidak lulus pemeriksaan integritas dasar. Ini adalah praktik terbaik yang direkomendasikan oleh Google sendiri.
Alasan 5: Risiko Hukum dan Kepatuhan
Penggunaan root untuk membobol sistem proteksi digital dapat melanggar undang-undang seperti Digital Millennium Copyright Act (DMCA) di Amerika Serikat atau pasal perlindungan sistem digital yang setara.
Pasal 30 UU ITE Indonesia melarang akses tidak sah ke sistem elektronik, yang dapat mencakup penggunaan root untuk membobol proteksi aplikasi.
8.2 β DILARANG: Virtual Private Network (VPN)
VPN (Virtual Private Network) adalah teknologi yang mengenkripsi koneksi internet dan merutekan lalu lintas melalui server perantara di lokasi geografis yang berbeda, menyembunyikan alamat IP asli pengguna.
Alasan 1: Penipuan Iklan dan Manipulasi Geografis (Ad Fraud)
Geographic Arbitrage (Penipuan Harga Regional): Pengguna menggunakan VPN untuk mengubah lokasi ke negara murah, membayar harga premium regional yang lebih rendah, kemudian menggunakan layanan dari negara mahal. Ini merugikan pendapatan kami secara langsung.
Ad Revenue Manipulation: Klik iklan dari AS bisa bernilai 10β50x lebih tinggi dari negara berkembang. VPN memungkinkan simulasi klik dari lokasi premium, yang dideteksi AdMob sebagai "invalid traffic" dan dapat mengakibatkan penangguhan akun AdMob kami β seluruh pendapatan iklan dari SEMUA pengguna bisa hilang.
Click Spamming: VPN memungkinkan pelaku jahat mengganti IP secara terus-menerus untuk mensimulasikan ribuan tayangan dan klik iklan artificial, yang merupakan pelanggaran serius kebijakan Google AdMob.
Alasan 2: Perlindungan Server dari Bot dan Scraper
VPN adalah senjata utama bot otomatis dan mass-scraper. Tanpa pemblokiran VPN, endpoint server kami dapat dibanjiri ribuan permintaan per detik dari IP yang terus berganti, menyebabkan DDoS ekonomi yang membebani biaya server dan menurunkan kecepatan untuk semua pengguna sah.
Sistem pembatasan laju (rate limiting) berdasarkan IP tidak efektif terhadap VPN karena pelaku dapat terus berganti IP dari pool VPN yang besar.
Alasan 3: Pelanggaran Kebijakan Platform Iklan
Google AdMob secara eksplisit melarang lalu lintas dari sumber yang tidak dapat diverifikasi secara geografis dalam kebijakan Invalid Traffic mereka.
Alasan 4: Risiko Man-in-the-Middle (MitM) melalui VPN
Layanan VPN gratis atau tidak terpercaya sering menginfeksi lalu lintas pengguna dengan iklan injeksi atau bahkan memodifikasi konten yang diterima pengguna.
VPN yang dioperasikan oleh pihak jahat dapat menyadap URL media sosial yang Anda tempel ke aplikasi, mengekspos informasi tentang konten apa yang Anda akses.
Alasan 5: Stabilitas Koneksi dan Kualitas Layanan
Tunneling VPN menambahkan latensi yang signifikan ke setiap permintaan jaringan, memperlambat proses unduhan dan ekstraksi media.
VPN sering menyebabkan koneksi terputus secara tiba-tiba (VPN drops), yang dapat merusak unduhan yang sedang berlangsung dan menyebabkan file corrupt.
8.3 β DILARANG: Custom DNS / Ad-blocking DNS
Custom DNS adalah penggantian server Domain Name System bawaan perangkat dengan server DNS pihak ketiga. Contoh yang diblokir: AdGuard DNS, NextDNS, Pi-hole, Blokada DNS, 1Blocker, atau konfigurasi Private DNS pada Android yang mengarahkan ke server pemblokir iklan.
Alasan 1: Ancaman Eksistensial terhadap Model Bisnis Gratis
Pemblokiran Iklan = Pemblokiran Pendapatan: Ketika custom DNS memblokir domain AdMob (seperti googleads.g.doubleclick.net, pagead2.googlesyndication.com), tidak ada iklan yang tampil, tidak ada pendapatan yang masuk, namun beban biaya server tetap ada.
Ketidakseimbangan Ekosistem: Jika seluruh pengguna memblokir iklan, layanan gratis tidak dapat dipertahankan secara finansial, dan kami akan terpaksa menghapus tier gratis atau menaikkan harga premium secara signifikan.
Pelanggaran Perjanjian Pengguna: Dengan menginstal dan menggunakan Easy Archive secara gratis, pengguna secara implisit menyetujui untuk menerima iklan sebagai kompensasi atas akses layanan gratis. Memblokir iklan adalah pelanggaran langsung perjanjian ini.
Alasan 2: Risiko Keamanan DNS yang Sering Diabaikan
DNS Spoofing / DNS Cache Poisoning: Custom DNS server yang tidak aman atau dikompromikan dapat mengembalikan alamat IP palsu, mengarahkan Anda ke server berbahaya tanpa sepengetahuan Anda.
DNS-based Man-in-the-Middle (MitM) Attack: Jika server DNS kustom dikompromikan, seluruh lalu lintas DNS Anda dapat dicatat, dianalisis, dan dieksploitasi. URL yang Anda kueri dapat digunakan untuk membuat profil perilaku digital Anda secara lengkap.
Penyadapan Data Tersembunyi (Covert Logging): Beberapa layanan DNS gratis yang mengklaim "privacy-first" ternyata mengumpulkan dan menjual data query DNS pengguna kepada pihak ketiga β ironisnya melanggar privasi yang coba mereka lindungi.
Inkonsistensi Resolusi Domain: Custom DNS dapat menyebabkan kegagalan resolusi domain layanan pihak ketiga yang diperlukan aplikasi (seperti CDN penyedia konten), menyebabkan error unduhan yang sulit diidentifikasi.
Alasan 3: Kesetaraan dan Keadilan antar Pengguna
Pengguna yang membayar premium mendapatkan pengalaman bebas iklan secara sah. Pengguna gratis yang memblokir iklan mengambil keuntungan yang sama tanpa kompensasi. Ini menciptakan ketidaksetaraan yang merugikan pengguna jujur yang menanggung biaya layanan untuk semua pihak.
8.4 Konsekuensi Pelanggaran
Pemblokiran Langsung dan Otomatis: Akses ke semua fitur aplikasi (termasuk fitur gratis) akan dinonaktifkan secara otomatis tanpa intervensi manual.
Tanpa Refund untuk Pengguna Premium: Pengguna premium yang diblokir karena konfigurasi yang dilarang tidak berhak atas pengembalian dana untuk periode langganan yang belum digunakan.
Tanpa Pemberitahuan Sebelumnya: Pemblokiran terjadi secara instan tanpa peringatan terlebih dahulu.
Cara Mendapatkan Kembali Akses: Nonaktifkan konfigurasi yang melanggar (root, VPN, atau custom DNS), lakukan restart aplikasi, dan jika masih terblokir, restart perangkat sepenuhnya.
Catatan:Kami memahami bahwa beberapa pengguna menggunakan VPN untuk alasan privasi yang sah atau custom DNS untuk alasan keamanan. Namun, tidak ada cara teknis yang dapat diandalkan untuk membedakan penggunaan yang jinak dari penggunaan yang merugikan ekosistem kami. Pengguna yang menginginkan layanan bebas iklan dan bebas restriksi dapat selalu beralih ke langganan Easy Archive Premium.
9. Kebijakan untuk Pengguna di Bawah Umur
Easy Archive tidak ditujukan untuk pengguna di bawah usia 13 tahun. Kami tidak secara sengaja mengumpulkan data pribadi dari anak-anak di bawah 13 tahun. Jika Anda adalah orang tua atau wali yang mengetahui bahwa anak di bawah 13 tahun telah menggunakan aplikasi ini, harap hubungi kami segera di support@easyarchive.my.id.
10. Perubahan Kebijakan Privasi
Perubahan signifikan akan dikomunikasikan melalui:
Notifikasi in-app yang muncul saat Anda membuka aplikasi setelah pembaruan.
Pembaruan tanggal berlaku di bagian atas dokumen ini.
Email notifikasi bagi pengguna premium yang telah mendaftarkan email mereka.
Penggunaan berkelanjutan atas aplikasi setelah perubahan dipublikasikan dianggap sebagai persetujuan atas kebijakan yang diperbarui.
11. Hukum yang Berlaku
Kebijakan Privasi ini tunduk pada dan diinterpretasikan sesuai dengan:
Hukum Republik Indonesia: UU No. 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi dan UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) beserta perubahannya.
General Data Protection Regulation (GDPR): untuk pengguna yang berlokasi di Uni Eropa.
California Consumer Privacy Act (CCPA): untuk pengguna yang berlokasi di California, AS.
12. Hubungi Kami
Jika Anda memiliki pertanyaan, kekhawatiran, atau permintaan terkait privasi dan data Anda, jangan ragu untuk menghubungi kami:
Catatan penting: Kebijakan Privasi ini ditulis dalam Bahasa Indonesia sebagai bahasa utama. Jika terdapat terjemahan dalam bahasa lain dan terjadi perbedaan interpretasi, versi Bahasa Indonesia yang berlaku.